Via: Car Insurance Guide
Embun hanyalah setetes pagi yang mencoba menyusun kata. Namun kata selalu mencari makna. Gerombolan pikiran yang berduyun mencari ruang. Tanpa aturan, tanpa batasan. Ada yang memicu, ada yang menginspirasi. Cetak peristiwa masa lalu, baru tadi atau cita-cita ke depan belum pasti. Dan... embun pun menetes jatuh lenyap terserap bumi tatkala fajar kian hangat. Bila kenan kan, nantilah hingga esok hari sebelum jadi pagi. Semoga masih kan ada susunan kata baru...
Showing posts with label traffic. Show all posts
Showing posts with label traffic. Show all posts
Tuesday, August 05, 2014
Thursday, January 12, 2012
my recent wish list book: Traffic
The title is Traffic: Why We Drive the Way We Do (and What It Says About Us) by Tom Vanderbilt (2009). I've already download the eBook sample from iBook Store. Will buy it soon after I pass the first chapter. The review said it is a nice book to read on driving behaviour from sociology and psychology perspective.
I posted one interesting quote from this book here.
I posted one interesting quote from this book here.
Tuesday, March 25, 2008
Mobil vs. Bus vs. Sepeda

Kalau Anda masih juga penasaran bagaimana kemacetan di Jakarta terjadi, foto di atas bisa memberikan gambaran sederhana tentang hal tersebut sekaligus solusinya. Silahkan klik di gambar untuk memperbesar.
Foto tersebut menggambarkan perbandingan luas jalan yang dibutuhkan untuk mengangkut jumlah orang yang sama (lihat sekumpulan orang yang diangkut) jika dihadapkan pada tiga pilihan moda transportasi: mobil, bus dan sepeda. Dari foto terlihat dengan jelas bahwa mobil memerlukan lebih banyak luas jalan untuk menampung jumlah orang yang sama. Diikuti sepeda dan yang paling efisien adalah bus.
Jika para pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan di DKI Jakarta melihat foto ini, dan ditambah kerelaan berpikir sedikit lebih panjang; maka tidak ada alasan lagi bagi mereka untuk tidak memprioritaskan sistem transportasi massal yang komprehensif untuk mengurangi kemacetan. Tapi entah kenapa mereka selalu mencari solusi pendek saja.
Sayangnya, tidak ada foto perbandingan untuk moda transportasi angkot... Jadi penasaran, apakah jumlah angkot yang terus bertambah di kota Depok adalah solusi yang efektif untuk menekan kemacetan atau malah memperparah??
Ada yang berbisik, "Siapa peduli?!"
Subscribe to:
Comments (Atom)