Aku yakin bahwa kenaikan harga minyak bumi saat ini bukan hanya karena aspek spekulasi seperti yang sering digembar-gemborkan oleh para pakar dan komentator politik di Indonesia. Salah satu faktor yang kerap kita tak sadari adalah bahwa permintaan terhadap minyak bumi juga meningkat tajam. Jangan lupa, Indonesia adalah negara dengan penduduk terbesar nomor 4 di dunia. Hal tersebut pasti akan berdampak pada potensi meningkatnya permintaan tersebut. Akhirnya, harga minyak bumi atau BBM di Indonesia masih akan kemungkinan meningkat tajam di masa depan.
Selama belum ada alternatif energi yang bisa mengganti (substitusi) energi fosil seperti BBM, maka sudah pasti kita akan terus menghadapi kenaikan harga BBM. Oleh sebab itu, tidak bisa tidak untuk terus mencari cara mengkonsumsi BBM yang efisien dan mendukung siapa pun yang mampu memberikan energi alternatif yang ramah lingkungan dan terbaharukan (renewable).
Postingku yang lain di KafeDepok tentang trend harga minyak dan penduduk, silahkan kunjungi dan berkomentar.
Embun hanyalah setetes pagi yang mencoba menyusun kata. Namun kata selalu mencari makna. Gerombolan pikiran yang berduyun mencari ruang. Tanpa aturan, tanpa batasan. Ada yang memicu, ada yang menginspirasi. Cetak peristiwa masa lalu, baru tadi atau cita-cita ke depan belum pasti. Dan... embun pun menetes jatuh lenyap terserap bumi tatkala fajar kian hangat. Bila kenan kan, nantilah hingga esok hari sebelum jadi pagi. Semoga masih kan ada susunan kata baru...
Showing posts with label Kafe Depok. Show all posts
Showing posts with label Kafe Depok. Show all posts
Friday, May 30, 2008
Thursday, May 22, 2008
Tentang BBM
Tidak terlalu terkejut dengan perkembangan harga minyak dunia terbaru yang sudah menyentuh US$ 130 lebih. Apakah kita masih perlu memperdebatkan BBM naik atau tidak?
Kalau menurutku sih tidak perlu. Ingat, Indonesia sudah lebih dari 30 tahun menikmati harga BBM murah yang berdampak pada konsumsi berlebih, rendahnya produksi minyak, dan ketiadaan inovasi dalam pengembangan energi alternatif. Belum lagi dampak tidak langsung yang ditimbulkan terhadap kualitas lingkungan dan sumber daya alam lainnya.
Yang perlu sekarang kita diskusikan dan perdebatkan adalah alternatif-alternatif kebijakan tambahan untuk mendukung BLT, subsidi pangan, dan padat karya dalam membantu kelompok miskin. Tidak hanya membantu mereka menghadapi tekanan pasca kenaikan BBM, tetapi juga membantu mereka keluar dari jurang kemiskinan. Ingat, semua kebijakan tersebut tidaklah sempurna oleh sebab itu, perbaikan dan modifikasi patutlah terus diupayakan dan dilaksanakan ke arah yang lebih baik.
Subscribe to:
Comments (Atom)