Friday, September 10, 2004

Lelah...

Kawan...

Aku lelah...
Aku lelah berduka
Aku lelah berduka atas apa yang menimpa
Mengapa bangsaku tak pernah belajar dengan sabar dan terbuka?
Aku lelah berduka akan apa yang menimpa
Mereka yang terhempas hanya berusaha bertahan hidup
Mengapa mereka yang sok tau tentang hidup
mengambil hidup atas alasan "kemuliaan"??

Aku lelah...
Aku lelah mengutuk
Aku lelah mengutuk para martir
yang mati dengan bangga, membela
kebenarannya...
kebenaran membunuh atas dasar "kemuliaan" (lagi)??
Aku lelah mengutuk para konspirator
yang menjadi otak dibelakang semua kebringasan
apa yang disebut peradaban manusia...
Benarkah manusia beradab?

Manusia tak lebih baik dari seekor binatang
Manusia Indonesia terutama...
Dan mungkin aku adalah salah satunya...

Jadi...
Aku lelah...
Aku lelah menjadi biadab


Aku berharap, jika aku lelah maka semua bisa berhenti.
Namun, bisakah kita yakin bahwa ini adalah yang terakhir??


[├ůs-Norges, 9Sept2004]
"... demi seluruh duka cita yang terucap di seantero nusantara.
Sungguh aku telah lelah (baca: bosan) mengucapkannya"

No comments: