Monday, January 09, 2017

Pentingnya Pendidikan


Foto ini merupakan sebuah 'remark' dari Ibu kepada kami anak-anak dan cucu-cucunya tentang betapa pentingnya pendidikan.
Ibu hanya lulus SKKA (sejenis SMEA atau SMK saat ini) sebelum menikah dan bermigrasi ke Jakarta. Seumur hidupnya, Ibu tidak pernah lelah atau bosan mendorong kami anak-anaknya untuk terus sekolah. Masih terngiang di kepala setiap kata-kata beliau, "Gak apa2, Ibu hanya sekolah sampai sini, tapi anak-anak Ibu harus sekolah setinggi mungkin." Di antara 12 saudara, Ibulah satu-satunya yang tidak sampai mengenyam perguruan tinggi. Di antara keluarga besar, selalu ada kesan Ibu dan Bapak agak dikecilkan karena pendidikannya. Tapi Ibu tidak pernah menyerah. 
Ibu mengambil kursus menjahit dan berbagai kursus ketrampilan tanpa henti! Semua tingkatan ijazah Ibu miliki bahkan sertifikat asesor pun diraihnya tanpa batas! Ibu juga membuka kursus sendiri dan membuat berbagai program kursus baik yang berbayar maupun dengan program beasiswa. Di sinilah jiwa sosial Ibu begitu menonjol. Setelah semua sertifikat diraihnya, pada umur yang sudah lewat 45 tahun, tiba-tiba Ibu bilang ingin kuliah. Ternyata Ibu terus menyimpan semangatnya untuk kuliah dan berusaha mewujudkannya. Entah bagaimana caranya, Ibu dapat beasiswa untuk meraih gelar S1 di bidang pendidikan keguruan. Tidak berhenti sampai di situ, Ibu juga langsung lanjut ke S2. Salute!
Untuk seseorang yang sudah cukup lama tidak masuk ke bangku sekolah, Ibu berjuang keras dengan pola standar belajar saat ini. Tapi Ibu tidak menyerah! Ibu berusaha belajar menggunakan laptop, membuat presentasi dengan powerpoint, dan menggunakan smartphone untuk mengirim email. Tentu Ibu banyak dibantu asisten-asisten dan murid-muridnya. Tapi, Ibu tidak pernah menyerah dan bilang "tidak bisa!". Ibu selalu bilang "Jika memang mau, pasti ada caranya."
Ibu menunjukkan pada anak-anaknya dan pada dunia bahwa tidak ada batasan umur untuk belajar dan meraih pendidikan. Mungkin dari Ibulah saya mendapatkan semangat untuk terus berguru dan menjadi guru. Terima kasih banyak, Bu atas bimbingan dan semangat belajarnya!

Copyright © Dewa Wisana. All rights reserved

No comments: