Tuesday, May 03, 2011

saat anakku mulai menari?

Anakku, Arvind, kini memasuki usianya yang ke-11 bulan (hampir 12 bulan!). Banyak hal yang terjadi selama kurun waktu tersebut yang mencampuradukkan berbagai rasa. Satu hal yang pasti, ia tumbuh dan berkembang dengan sehat serta kian menampilkan berbagai 'kemampuan' yang sedianya sesuai dengan perkiraan dan harapan akan tumbuh kembang yang dialami anak-anak pada umumnya (Terima kasih, Tuhan!).

Saat blog ini ditulis, Arvind dan Ibunya sedang ada di Jakarta, meninggalkanku sendiri di Canberra selama lebih dari 3 minggu. Selama kurun waktu tersebut, hal yang selalu kutunggu-tunggu saat mendengar kabar dari Jakarta adalah "Apa yang Arvind lakukan hari ini?". Begitu banyak yang Arvind telah tunjukkan, tapi ada satu hal yang menarik perhatianku. Menurut sang kakek, Arvind sekarang sering menggerak-gerakkan badan dan tangannya seolah-olah sedang menari jika mendengarkan alunan musik. Arvind menari? Benarkah?

Pertanyaanku tersebut secara kebetulan dijawab dalam pengantar sebuah artikel sebagai berikut:
"Anak-anak balita telah menunjukkan hal itu sejak dulu: mereka bergerak mengikuti satu irama musik, derap ketukan atau repetisi tepuk, tanpa mereka rancang. Mereka tak mengikuti desain apa pun, hingga "bentuk" jadi sebuah pengertian yang bermasalah. Tak ada arah yang pasti. Tak ada maksud mencapai hasil. Proses ini bukanlah proses serebral. Dalam tari anak-anak yang spontan, tubuh menemukan dirinya. Praktis mandiri."
(Caping: "Tari" oleh Goenawan Mohamad)

Berarti, Arvind yang menari, apapun "bentuk" tariannya telah menunjukkan dirinya yang kian utuh dan memulai kemandirian. Saat anakku mulai menari, ia mulai menunjukkan bahwa kami kedua orang tuanya harus bersiap mengasuh dan membimbingnya, bukan lagi sebagai seorang bayi melainkan sebagai seorang individu yang mandiri. Sebagai orang tua, kami harus bersiap belajar tentang seorang individu bernama Arvind dengan segenap karakter dan polahnya.

Begitu selesai membaca artikel Goenawan Mohamad tersebut dan mengingat semua tentang Arvind selama hampir 12 bulan ini, membuatku bersyukur...


Copyright © Dewa Wisana. All rights reserved
Enhanced by Zemanta

2 comments:

Windi said...

foto dunkkk....di attached... Arvind dancing..

embun said...

Ini ada sedikit dancing-nya: http://www.youtube.com/watch?v=U00TAarpbg4

Ada lagi video yg lain (yg dancing-nya lebih lama) tapi belum diupload jd gak bisa diattached skrg. Tunggu update selanjutnya yah...